
software untuk mengakses internet, plasa hosting, jasa pembuatan website iklan baris, spesifikasi komputer server
Allah telah menetapkan ajal setiap hamba-Nya. Tidak ada keabadian selama manusia hidup didunia. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Sesungguhnya pada Hari Kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.
Siapa saja dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga maka sungguh dia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan (QS Ali Imran [3]: 185). Berpisah dengan orang-orang dicintai umumnya akan meninggalkan efek psikologis yang mendalam lagi orang-orang yang sekitarnya. Namun, ujian tersebut hendaknya disikapi dengan kesabaran.
Rasulullah Saw. pernah mengajarkan kepada Ummu Salamah r.a., seorang istri yang ditinggal suaminya untuk berdoa dalam menghadapi musibah (kematian). Rasulullah Saw. bersabda, "Tidaklah seorang Muslim tertimpa musibah lalu dia membaca apa yang telah diperintahkan oleh Allah, 'Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahumma'jurni fi mushibati wa akhlif li khairan minha (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah. Ya Allah, berilah kami pahala karena musibah ini dan gantillah untukku dengan yang lebih baik darinya), melainkan Allah akan menggantikan untuknya dengan yang lebih baik'" (HR Muslim).
Ummu Salamah r.a. mengatakan, "Ketika Abu Salamah (Suamiku) wafat, akupun berdoa sebagaimana yang Rasulullah Saw. perintahkan kepadaku. Allah pun memberiku suami yang lebih baik dari suamiku yang dulu, yaitu Rasulullah Saw."
software untuk mengakses internet, plasa hosting, jasa pembuatan website iklan baris, spesifikasi komputer server
Sumber : reportaseterkini.com
Sumber : reportaseterkini.com